SIKKA — Penggunaan hasil penelitian sebagai dasar penyusunan program pembangunan menjadi perhatian Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Penguatan pendekatan berbasis riset tersebut dibahas dalam pertemuan antara Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dan jajaran Universitas Nusa Cendana (Undana) di Maumere pada Rabu (7/10/2026).
Perkembangan kerja sama tersebut diberitakan ANTARA pada Kamis (8/10/2026).
Pertemuan itu merupakan tindak lanjut nota kesepahaman kerja sama Tridharma Perguruan Tinggi yang telah ditandatangani pada 16 Juli 2026.
Juventus menekankan pentingnya menggunakan hasil penelitian untuk merumuskan program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian meliputi kemiskinan, pengelolaan sampah, kesehatan hewan ternak, penguatan pendidikan, serta pelestarian budaya.
Di bidang pertanian, kerja sama diarahkan pada pengembangan teknologi budidaya, penelitian penyakit tanaman, dan peningkatan keterampilan masyarakat.
Penanganan penyakit African Swine Fever pada ternak babi juga termasuk isu yang dibahas karena berkaitan dengan kegiatan peternakan dan ketahanan ekonomi masyarakat.
Sementara pada sektor pendidikan, terdapat rencana memperkuat kemampuan literasi dan numerasi siswa, termasuk pembiasaan membaca selama 15 menit sebelum kegiatan belajar.
Kolaborasi juga mencakup pelestarian bahasa daerah serta penguatan muatan lokal dalam pendidikan.
Pada bidang kesehatan, kedua pihak membahas peluang peningkatan layanan fasilitas kesehatan primer dan rujukan, termasuk kemungkinan kerja sama dengan RSUD dr. T.C. Hillers Maumere serta RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang.
Agar rencana tersebut terarah, program penelitian akan diselaraskan dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah dan agenda kerja tahun 2027.
Tahap berikutnya adalah penyusunan rencana teknis melalui forum diskusi kelompok terarah bersama akademisi dan perangkat daerah.
Kolaborasi antara kampus dan penyelenggara layanan publik berpotensi memperkuat ketepatan kebijakan, khususnya ketika hasil penelitian diterapkan menjadi program yang terukur dan dapat dievaluasi manfaatnya bagi masyarakat.